Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
        jika anda ingin kehidupan anda berakhir dengan tidak bahagia, maka lakukan hal-hal yang membuat nyawa anda cepat terancam. jika anda ingin nyawa  anda terancam dengan cepat saya rekomendasikan buat anda suatau benda yang banyak disukai oleh orang, suatu fenomena yang ironis namun terbukti dengan nyata bahwa benda ini sangat ajaib dan sangat mutlak bisa mengakibatkan kematian. jika anda mau miskin dekapilah dia, jika anda mau sakit dekatilah dia, jika anda ingin krisis moral, dekatilah dia, dan jika anda ingin join dengan orang-orang yang terkapar selamanya, maka konsumsilah rokok dari sekarang insya allah perlahan-lahan anda akan mewujudkan mimpi anda bahwa rokok itu bisa membuat orang awet muda, yaitu mati sebelum tua, itulah awt muda anggapan bagi perokok.

        berikut ini adalah suatu fenomena dan pembuktian bahwa jika anda memlilih jalur cepat ke surga maka dekatilah neraka dunia terlebih dahulu karena anda hanya akan berharap surga padahal anda tidak mendapatkannya. saya tidak menggurui hanya saya ingin berbagi. jangan tersinggung bagi yang kurang berkenan dan bagi teman-teman yang merasa ini penting maka cernalah dan berbagilah dengan orang lain.

berikut adalah video fenomena rokok di indonesia. saya ingin  melihat ekspresi anda setelah menenton video ini apakah anda akan tertawa senyum atau meringis prihatin dan hanya anda yang tahu pilihannya bagaimana anda memandang dan memilahnya:

 


Bukti  percobaan tentang bahaya rokok. bahwa setiap anda menghisap satu batang rokok ada 4000 jenis zat yang  bersifat toksin (racun yang berbahaya) yang sewaktu-waktu bisa merenggut nyawa anda.rokok tidak hanya membahayakan perokoknya sendiri tapi orang yang ada di sekitar anda yang ikut menghisap asap rokok yang  anad akeluarkan ini adalah salah satu buktinya:





jika anda ingin hidup anda sehat, maka berperilakulah pola hidup sehat. tuhan tidak menciptakan dan menitipkan raga kepadamu hnya untuk menyiksa dirimu melainkan untuk memeliharanya dan merawatnya agar bisa digunakan dengan hal yang baik sepanjang hidupmu.

Sumber: Ahmad Basri (Ilmu keperawatan PSIK, UMY)
http://anehdidunia.blogspot.com

Kalau kita tinggal di negara 4 musim, maka saat musim gugur, akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf V. Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah mengapa rombongan angsa terbang dengan formasi bentuk huruf “V”?

Kalau kita tinggal di negara 4 musim, maka saat musim gugur, akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf “V”.Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah mengapa rombongan angsa terbang dengan formasi bentuk huruf “V”?


 http://anehdidunia.blogspot.com

Fakta (1) :
Kepakan sayap angsa di depan, memberi “daya dukung” bagi angsa dibelakangnya. Angsa di belakang tidak perlu susah-payah menembus ‘airwall’ di depannya. Hasilnya, seluruh kawanan angsa dapat menempuh jarakterbang 71 % lebih Jauh dari pada kalau setiap angsa harus terbangsendiri-sendiri.

Pelajaran (1) :
Bila arah dan tujuan kita sama, dan kita mau saling berbagi dalam perserikatan, maka pencapaian tujuan kita akan menjadi lebih cepat dan lebih mudah. Mampukah kita untuk saling dorong dan saling dukung satu sama lain dalam pencapaian tujuan bersama ?. Sudah seharusnya !. Karena angsa saja bisa !

Fakta (2) :
Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan angsa di depannya.

Pelajaran (2) :
Kalau kita memiliki cukup logika umum, kita akan tetap berada dalam perserikatan bersama partner lain dan pengelolanya. Kita membuka diri untuk menerima dan memberi bantuan dari dan kepada partner lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama dalam perserikatan yang akan menjadi milikkita bersama.

Fakta (3) :
Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.

Pelajaran (3) :
Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Kita yakin potensi semua partner. Tapi, manusia saling bergantung satu sama lain dalam pengetahuan, keterampilan, kemauan, kapasitas, karunia lain yangunik, serta talenta atau sumber daya lainnya.

Fakta (4) :
Angsa-angsa yang terbang dalam formasi mengeluarkan suara riuh-rendah dari belakang memberi semangat kepada angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.
http://anehdidunia.blogspot.com

Pelajaran (4) :
Kita harus memastikan bahwa ucapan kita akan memberi dukungan kekuatan, bukan melemahkan. Semua partner dalam perserikatan akan saling memperkuat, sehingga hasil yang dicapai akan menjadi lebih besar. Dukungan dalam satu kesatuan hati dilandasi nilai-nilai luhur adalah kualitas suara dan ucapan partner yang diharapkan bersama oleh semua partner dalam perserikatan .

Fakta (5) :
Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan angsa yang jatuh dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat terbang lagi, tidak sampai mati. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.

Pelajaran (5) :
Kalau saja kita berperasaan seperti seekor angsa, kita akan tinggal bersama partner yang berada dalam kesulitan, seperti ketika segalanya baik, dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat bangkit kembali.



Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.
Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.
Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.
Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.
Lalu ia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?”"Wortel, telur, dan kopi” jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.
Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?”
Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi ‘kesulitan’ yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.
Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.
“Kamu termasuk yang mana?,” tanya ayahnya. “Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?” Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.”
“Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?.”
“Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.”
“Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.”
“Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri”
Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh para profesor di USA, ada 2 ekor monyet yang dimasukkan ke dalam satu ruangan kosong secara bersama-2. Kita sebut saja monyet tersebut Monyet A dan B. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tiang, dan diatas tiang tersebut nampak beberapa pisang yang sudah matang. Apa yang akan dilakukan oleh 2 monyet tersebut menurut anda ? Setelah membiasakan diri dengan keadaan lingkungan di dalam ruangan tersebut, mereka mulai mencoba meraih pisang-2 tersebut. Monyet A yang mula-2 mencoba mendaki tiang. Begitu monyet A berada di tengah tiang, sang profesor menyemprotkan air kepadanya, sehingga terpleset dan jatuh. Monyet A mencoba lagi, dan disemprot, jatuh lagi, demikian berkali-2 sampai akhirnya monyet A menyerah. Giliran berikutnya monyet B yang mencoba, mengalami kejadian serupa, dan akhirnya menyerah pula.

Berikutnya ke dalam ruangan dimasukkan monyet C. Yang menarik adalah, para profesor tidak akan lagi menyemprot para monyet jika mereka naik. Begitu si monyet C mulai menyentuh tiang, dia langsung ditarik oleh monyet A dan B. Mereka berusaha mencegah, agar monyet C tidak mengalami `kesialan’ seperti mereka. Karena dicegah terus dan diberi nasehat tentang bahayanya bila mencoba memanjat keatas, monyet C akhirnya takut juga dan tidak pernah memanjat lagi.
Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh para profesor adalah mengeluarkan monyet A dan B, serta memasukkan monyet D dan E. Sama seperti monyet-2 sebelumnya, monyet D dan E juga tertarik dengan pisang diatas tiang dan mencoba memanjatnya. Monyet C secara spontan langsung mencegah keduanya agar tidak naik. “Hai, mengapa kami tidak boleh naik ?” protes keduanya”.
Ada teman-2 yang memberitahu saya, bahwa naik ke atas itu berbahaya. Saya juga tidak tahu, ada apa di atas, tapi lebih baik cari aman saja, jangan keatas deh” jelas monyet C.
Monyet D percaya dan tidak berani naik, tapi tidak demikian dengan monyet E yang memang bandel. “Saya ingin tahu, bahaya seperti apa sih, yang ada di atas … Dan kalau ada bahaya, masak iya saya tidak bisa menghindarinya ?” tegas monyet E. Walaupun sudah dicegah oleh monyet C dan D, monyet E nekad naik …
Dan karena memang sudah tidak disemprot lagi, monyet E bisa meraih pisang yang diinginkannya…..

Renungan
===================
Rekan Resensinet,
Manakah diantara karakter diatas yang menggambarkan tingkah laku anda saat ini ?
Karakter A dan B adalah orang yang pernah melakukan sesuatu, dan gagal. Karena itu mereka kapok, tidak akan mengulanginya lagi, dan berusaha mengajarkan ke orang lain tentang kegagalan tersebut. Mereka tidak ingin orang lain juga gagal seperti mereka. Karakter C dan D, adalah orang yang menerima petunjuk dari orang lain, hal-2 apa yang tidak boleh dilakukan, dan mereka mematuhinya tanpa berani mencobanya sendiri. Karakter E adalah type orang yang tidak mudah percaya dengan sesuatu, sebelum mereka mencobanya sendiri. Mereka juga berani menentang arus dan menanggung resiko asalkan bisa mencapai keinginan mereka.
Pisang dalam cerita diatas menggambarkan impian kita. Setiap orang dalam hidup ini mempunyai impian yang tinggi tentang masa depannya. Namun sayangnya, banyak sekali hal-hal yang terjadi di sekitar kita, yang menyebabkan impian kita terkubur. Orang-2 dengan karakter ABCD akan mengatakan kepada kita hal-2 seperti ini”,Sudahlah, jangan melakukan pekerjaan yang sia-2 seperti itu. Percuma. Saya dulu sudah pernah melakukannya berkali-2 dan gagal. Sebagai seorang teman yang baik, saya tidak mau kamu gagal seperti saya” atau mungkin kalimat “Kamu mau gagal kayak si X … lebih baik lakukan sesuatu yang pasti-pasti saja deh”. Bukankah hal-2 seperti itu yang sering kita dengar sehari-2 ?
Orang dengan karakter E akan selalu berpikir optimis dalam menjalankan sesuatu. “Kalaupun orang lain gagal melakukan sesuatu, belum tentu saya juga akan gagal” adalah kekuatan yang selalu memompa motivasinya.
Dan kegagalan orang lain dapat dipelajari dan dijadikan batu loncatan untuk melangkah lebih baik, bukannya dijadikan suatu ketakutan.
Nah, saya akan memberikan satu ilustrasi lagi. Saya akan membawa anda ke tahun 70-an. Apa yang akan anda lakukan, bila suatu hari ada seorang mahasiswa bercelana jeans, kacamata tebal, bertampang culun, bajunya lusuh, datang menemui anda dan berkata “Saya punya suatu produk yang bagus, tapi saya tidak punya modal. Mau gak pinjamin saya modal 100 dollar ? Kalau produk ini sukses, kita berdua bakal jadi orang paling kaya di dunia lho”.
Hampir semua akan menghina dan mentertawakan mahasiswa tsb, bahkan mungkin menganggapnya gila.
Berapa orang yang akan menjawab “Wow, bagus sekali, coba jelaskan apa rencana anda, agar kita bisa sama-2 kaya ?” Mungkin satu orang diantara sejuta, mungkin juga tidak ada.
Bagaimana kalau saya katakan bahwa mahasiswa tersebut adalah Bill Gates, yang kini sudah mencapai impiannya menjadi orang terkaya di dunia ?
Bukankah itu dulu yang dilakukan Bill Gates pada awal karirnya . Dikelilingi orang type ABCD, ditolak, dilecehkan, dan berbagai macam hinaan lainnya. Untungnya, Bill Gates termasuk orang dengan karakter E. Dan dengan pengorbanan dan kerja keras, dia berhasil meraih impiannya.
Rekan-2 Resensinet Resensinet, saya yakin anda semua adalah orang type E. Setidaknya karena anda mau bergabung disini untuk belajar bersama, berbagi bersama, dan maju serta sukses bersama. Jangan biarkan orang lain membunuh impian anda. Maju terus, hadapi semua rintangan dan raih impian anda.

Admin: ini adalah cerita sungguhan dari seseorang yang menulis thread di kaskus.co.id
banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari cerita ini, silahkan disimak...

Sore Gan ane mau sedikit Berbagi cerita ya walaupun cerita ini sangat jadul , dan Kalo nggak salah katanya: cerita ini pernah seru serunya di Twitter dan banyak lagi forum".bahkan ada gerakan 1.000.000 jempol buat ne cerita biar diangkat ke layar lebar layaknya "Surat Kecil Untuk Tuhan".
Kalau gitu langsung aj di baca ne ceritanya....

Assalamualaikum gan sebelumnya di dulu ya gan ane mau sdikit share pengalaman ane nih .. yang pasti ada hubungannya sama judul ini bukan karangan ane gan,ini real cerita pribadi ane .
langsung aja ya gan?
lumayan panjang,tapi disimak dulu gan,BACA DULU JANGAN LANGSUNG JUDGE ANE MACAM MACAM . INI BUKAN AIB,TAPI INI ADALAH SEBENTUK KEBERANIAN ANE UNTUK BERBAGI CERITA KE SESAMA KASKUSER DENGAN HARAPAN BISA DIAMBIL HIKMAH SERTA PEMBELAJARAN HIDUP YANG LEBIH BAIK Bismillah . Cerita ini awalnya waktu ane masih duduk di bangku SMA kelas III gan,setahun lalu .. jadi tu waktu malam minggu (lupa tanggal brapa) ane jalan bedua temen ane yg inisialnya J,cowo.. (bukannya MAHO gan tapi emang JOMBLO). pertama sih kliling2 aja gan .. nah skitar jam 11,gak tau knapa temen ane ini ngajak ane ke tempat prostitusi . mungkin kalo yang di sekitaran kota bla bla bla (nama kota ane sensor ya gan,gak enak hehe) udah gak asing ama yg namanya bla bla bla (hehe gaje) sumpah gan ane gak ada maksud mau main ama cewe2 disana gan,gak ada niat sama skali .. ane sih cuma pengen nemenin temen ane ini aja skalian cuci mata,yaudah ngikut aja hehe .. udah nyampe tuh,udah masuk komplek nya . jeng jeng jeng ..... PSK disana yg ngeliat body ane tinggi,lumayan cakep ,putih,yaudah deh agan tau lah pasti lgsg di goda godain
''sama aku aja!'' ''jangan itu kudisan sama aku aja!'' ''eyy ganteng sini dong!'' , dll .. ane terus aja ngikutin temen ane ini gan,trus dia brenti di satu rumah,ktanya dalam rumah itu cewe nya cantik2 .. yaudah ane suruh dia cepetan masuk,ane nunggu diluar,sambil duduk dikursi .. bete juga sih gan,ane nunggu nya sambil main hape aja jadi (ane gak ngrokok gan,mkanya gak ngrokok sambil nunggu temen..) naah skitar 5mnitan ane nunggu,ada tuh gan satu PSK nyamperin ane?lumayan cantik sih gan untuk 'ukuran psk' .. gini percakapan kita waktu itu,
TS=TS ,
PSK=E (inisial)
TS (senyum2 .. )
E ,''ni (sambil nyodorin rokok)''
TS ,''duh aku gak ngrokok hehe..''
E ,''yah laki kok gak ngrokok..situ gak main mas? sama aku aja? yang didalem ini (sambil nunjuk rumah tempat temen ane main) biasanya lama tuh,longtime..aku lagi butuh uang juga ni..''
TS,''ah enggak,aku nemenin temen doang..loh emang kamu sepi malam ini?gak ada pelanggan?kan kamu cantik?''
E (sambil ngrokok gan) ,''aku lagi ada masalah.''
TS ,''masalah apaan?''
E ,''perlu situ tau?''
TS ,''oh hehe maaf..'' *hening skitar 5 menit*
E (rokoknya habis gan) ,''kyaknya kamu gak brengsek ya?''
TS ,''hah maksudnya?''
E ,''kan smua cowo brengsek? cuma kamu aja dateng ksini gak mau ngeluarin (maaf gan) lendir''
TS ,''hehe bisa aja..tapi gak smua cowo loh gitu,di luaran sana juga bnyak cowo baek2.. iya takut aja,dosa..belum lagi klo kena penyakit apaaa gitu..maaf ya klo trsinggung hehe..''
E ,''ngpain minta maaf,emang bener kok.''
TS ,''ehm..nama kamu siapa?''
E ,''E**,nama panggilan aku dsini .. tp klo nama asli E***** . kamu?''
TS ,''aku R***(nama disamarkan) .. oh salam kenal ya .. ehmm .. kalo boleh tau kamu ada masalah apa sih ampe gak ada pelanggan? crita aja aku gak ember kok mulutnya...'' *obrolan smakin asyik gan abis kenalan*
E ,''gpp males aja crita..yg jelas aku lg butuh uang skarang''
TS ,''buat?''
E ,''buat ibu aku,di perutnya ada kyak benjolan gitu..sbulan yg lalu sih udah dibawa ke puskesmas,diagnosa nya smacam tumor kecil..disuruh cepet2 operasi ke RSU..tapi yagitudeh,aku blom punya uang,mana job aku udah sepi lagi hufftt...'' Subhanallah gan,ane sempat speechless .. disitu mata ane berkaca-kaca banget kirain duitnya buat apa ? ternyata ....
TS ,''yah knapa gak bilang dritadi?aku sih mau aja bantu,tapi skarang aku gak pegang uang?uang aku dirumah..''
E ,''capedeee gak usah ngomong''
TS ,''hehe..emang biayanya brapa?''
E ,''2 stengah jeti bo..tp uang aku ada sjuta doang masih,2 minggu ini aku kumpulin dikit2..''
TS ,''kurang 1,5 ya?ehmm gini aja,kamu ada nomer hape?''
E ,''ada,buat apa?''
TS ,''ya besok aku ksini lagi,1,5 aku kasih kekamu..''
E ,''beneran?tapi gak usah disini,kita janjian di tempat luar aja.''
TS ,''okelah .. berapa?'' yaudah gan disitu kita tukeran nocan,trus sdikit2 ngobrol .. trus gak lama temen ane kluar sambil benerin bajunya .. lehernya kyak abis digigit drakula gan trus ane sempet liat cewe nya gan,beeuuuhhh IGO banget gan trnyata itu komplek untuk yg umurnya dibawah 20 an gan kata temen ane .. tapi ane tetep istighfar ........ tibalah hari esok gan,jujur nih gan ! duit ane dirumah cuma 900rb,jadi 600rb ane bobol tabungan ane di ATM gan trus skitar jam 3 siang ane sms dia gan,tapi katanya besok aja soalnya lagi ada arisan PSK tu komplek nah besoknya nih gan,si E sms ane untuk ketemuan di salah satu cafe gan..yaudah kita ktemuan....ngobrol2 dikit,sambil ane traktir makan,ane ajak jalan2,pkoknya sharian lah ma dia.abis itu ane bawa dia ke pantai 'bla bla bla'.duduk2 sbentar nikmatin angin sepoi2,trus ane kasih deh uang itu gan .. dan ane gak nyangka,dia langsung meluk ane sambil ngucap trimakasih gan !!! dr suaranya dia kyaknya mau nangis gitu wah bulu kuduk ane sempet bdiri sih gan dipeluk,soalnya bru kali itu yg meluk ane 'bukan cewe biasa' yaudah ane peluk balik deh gan,sambil ane ngucapin,''iya sama2..aku ikhlas kok bantu ibu kamu..gak usah kamu ganti..'' ......
dan disitu dia ngungkapin smuanya gan..dulu dia waktu SMP pernah diperkos* sama bapak tirinya !
kalo badannya gak gede aja udah ane tabok tu ! tapi sayang badan bapak tirinya gede gan,trus tato an

E ,''dulu sbelum aku kerja kyak gini,aku punya pacar..sama2 satu skolah .. dari skian cowo yg ngejar aku,cuma dia yg aku terima.. tapi yagitudeh laki2,rata2 pacaran nyari SE* doang! makanya aku males ama yg namanya cinta cinta,bulshit..''
TS ,''ya tapi gak smua cowo gitu kali..''
E ,''pastinya,contohnya kyak yg disamping aku.''
TS (ane sempet lama loadingnya gan,dan sadar trnyata itu ane,yaudah ane ketawa..)
E ,''iss aneh ketawa..emang bener..kamu orangnya baik di mata aku..andaikan kamu mau jadi pendamping aku,senengnya hati ini haha..tapi gak mungkin lah.''
TS ,''kok gak mungkin?kalo aku mau?''
E ,''haha dasar goblo* (noyor kpala ane),ngapain kamu mau jadi pacar nya cewe kotor trus bau lendi* kyak aku gini?''
TS ,''hus kmu jgn gmong kyak gitu lg..gak ada kata trlambat loh untuk bersihin hati kamu..aku suka cewe yang apa adanya kok..'' bla bla bla bla yaudah ane nyatakan cinta ke E gan,disitu kita jadian deh besoknya,ane nemenin dia ke RSU 'bla bla bla' untuk operasi ibu nya gan..hampir 4 jam tu..jreng,udah slesai,lega dah..ibunya ngucapin banyak2 trimakasih ke ane sambil nangis gan..ane jadi emosional banget disitu agan mau tau gak ? di RSU itu bapak tiri nya E nyamperin ane,mau ngmong 4 mata katanya .. ane sempet takut gan ternyata apa ? BT (bapak tiri),''om bisa ndak minjem duit kamu,500rb aja..tapi jgn bilang2 ke E**..si E** udah ndak ngasih om uang bbp hari ini..''
TS ,''buat apa om?kan biaya RS nya ibu sudah aku bayar?''
BT ,''mau bayar utang ke teman.ya kalau nda bisa ya nda papa,tapi jgn coba2 nemuin E** lagi..'' mau gak mau ane ke ATM lagi gan ngambil duit itu bukan untuk bayar utang gan,tapi untuk main judi paling .......

skitar 2 minggu hubungan ane sama E berjalan gan,lancar2 aja tuh tapi hampir tiap malam ane mewek gan sbenarnya ada satu rahasia yang E rahasiain ke ane gan,padahal sbenernya ane udah tau udah 3 minggu,biaya khidupannya+kluarga nya ane yg biayain gan,soalnya E udah mau berenti kerja gituan dia juga udah ane suruh sering2 sholat gan ktakutan ane makin besar gan.....badannya makin kurus....cekungan mata nya makin kliatan sbenernya E kena penyakit kelamin gan *FLASHBACK* waktu malam pertama ane kenal sama E,besoknya ane nyoba2 ke komplek itu lagi gan,ane penasaran banget masa PSK scantik E ini gak ada pelanggannya lagi ?? yaudah ane nyoba tanya ke Desi (nama sbenarnya),Desi ini yang maen ama temen ane malam itu .. ane kasih dia 100rb gan,trus dia ungkapin smuanya percakapan kita kira2 gini gan :

TS ,''si E** itu ada masalah apaan sih kok tadi malam gak ada pelanggannya?setau aku penghuni disini tiap malam pasti ada yg booking deh walau cuma 1..''
Desi ,''kamu siapa nya E**?''
TS ,''aku temennya doang..''
Desi ,''ooh..yagitu deh,kena penyakit..kasian tu anak..mkanya pelanggan pada lari smua,takut ktularan..''
TS ,''hah?(muka kaget) maksudnya penyakit apaan??''
Desi ,''iyaa dia itu positif kena Sifilis..sbenernya sih bisa aja dia konsumsi *****ilin G dari RS,tapi uangnya dia kumpulin buat biaya kanker ibunya..itu aja ibu nya masih gak bisa bangun..''
TS (coba tegar),''oh gitu..ehmm..E** masih bisa sembuh tapi kan?''
Desi ,''kata dokter di puskesmas udah kecil kmungkinan deh,soalnya virus nya udah menjalar tu..kapan itu dia meriksa minta temenin aku,makanya aku tau..'' TS ,''oh gitu..yaudah makasih ya infonya?aku mau pulang..''
Desi ,''gak minum dulu?''
TS ,''enggak,mau pulang aja..aku pulang dulu ya?'' .....

Di jalan,sumpah ane speechless banget gan .. ane mau nangis banget dengernya .. disitu ane bertekad untuk jaga dia sampe pnyakit dia sembuh gan .. gak tau knapa tiba2 ane jadi sayang sama E,gak kyak cowo laen malah lari stelah tau dia kena pnyakit .... bego gak sih ane ini gan ???
................. .................
trus ane ngliat dia makin lemah gitu,ane gak kuat gan ... ane bawa dia ke RS .. yagitulah,vonis dokter dia kena sifilis akut,soalnya neurosifilis nya udah nyebar ke sel2 badannya,dan lama klamaan bikin badan dia lumpuh .. ane sih gak kaget .. cuma dia nya minta maaf ke ane soalnya gak ngasih tau .. jadi ya ane bilang aja klo ane udah tau dari desi,dan ane sayang ma dia,dia penyakitan atau apalah ane tetep sayang ma dia .. dia nya lgsung nangis gan meluk ane hampir sminggu dirawat di RS,ane tetep jagain dia gan .. bayangin gan,abis ane UN,ane gak lgsung pulang kerumah gan,tp lgsung ke RS buat jenguk dia .. UN pun ane gak konsen gan,tp alhamdulilah aja lulus dan akhirnya gan ........... tepatnya tanggal 30 April 2010,E hembuskan nafas trakhirnya gan,di RSU tempat dia dirawat,skitar jam 4 sore klo gak salah ..... disitu ada bapak nya,ibu nya,temen2 'satu komplek' nya,dan tentunya ada ane .. ane nangis gan disitu .. ane udah nyangka pasti akhirnya bgini makanya ane mau bahagiain dia di saat trakhir2 hidup dia gan kyak janji ane pertama ........
dia gak di makamkan di kota itu gan,tapi dibawa ke kota 'bla bla bla',kampung halamannya .. biaya perjalanannya ane yg tanggung gan,ibu nya sama 2 orang temennya E satu komplek mbawa ksana,bapak tiri nya kagak ikut .. ane gak bisa ikut gan,soalnya lg sibuk2 nya tes SNMPTN waktu itu ane kasian ama ibu nya,ane kasih uang saku juga slama di perjalanan ..... ibunya udah gak bisa tinggal di 'rumah dinas' itu lagi gan,dia mau ninggalin suami nya itu,makanya dia balik ke kampung halamannya,tempat keluarganya disana..(kabar trakhir yg ane tau,ibu almh. jualan nasi bungkus di sana gan..) .....

Semua kenangan tentang dia udah ane hapusin gan,yang tersisa cuma surat dari dia,kalung kesayangannya (skarang ane yg pake),foto dia di dompet ane,sama cincin ..
ini gan penampakannya :



(foto udah admin upload maaf gan foto ane blur dikit..) surat itu dia titip ke Desi gan,katanya kalo dia dah mninggal,tolong kasih ke ane .. kalo cincin ma kalung ane ambil pas dia udah mninggal gan,ane ijin ke mama nya..kalo foto emang udah lama ane minta dari dia .. pertama ane ngliat suratnya,surat itu kyak ada bekas titik titik air mata nya gan...dan ini dia nulisnya sbelum masuk RS
isi suratnya gan :

isi surat:

To : My Lovely .....
Dear,makasih kamu udah mau jadi pendamping aku selama ini...makasih juga udah mau jadi malaikat penyelamat untuk ibu aku...
Andaikan kamu tau aku punya penyakit gini, aku yakin kamu pasti kecewa trus tinggalin aku,yakin banget makanya aku ngerahasiain ini semua...maaf ya? Dear,Kamu Laki-laki paling baik yang pernah aku temuin ,kamu mau terima aku apa adanya.. Aku perempuan kotor,miskin,keluarg¬a semrawut, tapi kamu tetep mau deket ma aku Dear,andaikan aku udah gak hidup lagi di dunia ini,kamu jangan sedih ya ? masih banyak perempuan yang lebih baik dari aku..kamu orang baik,harus punya pendamping yang baik juga :' Inget,jangan lagi datang- datang ke tempat kotor gitu.setebal apapun iman kamu,pasti bisa runtuh ama yang namanya perempuan.
Dear,walau dunia kita udah beda,aku tetep ada di hati kamu kan?janji?aku akan slalu disamping kamu,aku akan jaga kamu.......Maaf andai slama ini aku&keluarga udah nyusahin kamu Goodbye.......
Your Lovely Bitch,Eva.

Pesan Moral Dari Ane Gan....
gan..kupu kupu malam juga manusia gan..jangan judge mreka macam2..mreka juga pasti gak mau kerja kyak gitu..tapi karna himpitan ekonomi yang bikin mreka begitu..agan jangan merasa jijik dengan mereka..sayangi mereka gan,bantu mereka supaya kembali ke jalan yang benar..agan mungkin ngeliat mereka senyum2 jalanin pekerjaan mereka..tapi siapa yang tau isi hati mereka gan? siapa yang tau kalau mereka sendirian di kamar sambil nangis ngerenungin hidup mereka?tahukah agan bahwa Mereka Tersenyum Dalam Tangis..

dan satu lagi gan,

BUAT YANG LAKI-LAKI KHUSUSNYA,JAGALAH PACAR KALIAN GAN,JAGA KEHORMATANNYA..JANGA¬N SAMPAI KEJADIAN SEPERTI ANE INI MENIMPA AGAN2 SMUA..PERIH BANGET LOH GAN...PAKAILAH HATI UNTUK BERHUBUNGAN,BUKAN LOGIKA.. “
maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”(Al- Insyirah:5&6)
-Pertanyaan : ''trus kenapa ada orang yg susah terus,padahal dia sudah rajin beribadah&berusaha?'¬'
-Jawaban : ''justru orang itu sudah DIMUDAHKAN oleh Allah SWT.kalau saja dia DIMUDAHKAN KEHIDUPANNYA,apakah dia masih MUDAH untuk beribadah?'' jangan menilai kesulitan hanya dari segi keadaan ..... gan,
ini Real Story,tanpa bumbu apapun..
terserah mau bilang Hoax/kagak,ane nggak ngurus .. klo gak percaya silahkan aja sumpahin ane apapun . air mata ane kluar deras ni sambil bikin trit ini....walau ane udah nyoba mau nglupain,tetep aja gak bisa lupa gan ane gak berharap cendol nya gan,ane cuma berharap agan2 sekalian kasih doa ke almh , Evaria Cindy ane berharap agan2 sekalian doakan dia supaya bisa tenang disana nulis trit ini,nyokap ane heran gan ngliat ane nangis,jadi ane bilang aja lagi baca cerita sedih,hehe..dan tiap ane denger lagu The Muse- An intiendid, ane suka merinding gan,soalnya itu lagu ksukaan almh tolong bantu sama komeng ya gan,supaya kaskuser lain atau pesbukers bisa baca ...
makasih udah mampir gan,walau mnurut agan ini ,jadikan ini trit salah kamar yg penuh pelajaran ya gan.[kaskus]
mohon ditag/tandai ya gan fotonya.Agar banyak yg baca ini kisah.

Yuk Temen2 Kita doakan Sama2 Semoga dia diterima Disisinya.
Amien.
YA ALLOH KABULKANLAH DO'A HAMBAMU INI ∰

rinjani,danau segara anakPemandangan Danau Segara Anak dan Puncak Rinjani (Yunaidi Joepoet)

rinjani,danau segara anak,gunung agungSambil menahan pegangan Dwi Warna, seorang pendaki memandang jauh ke depan. Latar depan Danau Segara Anak, sementara Gunung Agung terlihat tinggi menjulang di latar belakang. (Yunaidi Joepoet)
Selama ini erupsi gunung berapi Krakatau pada tahun 1883 dianggap sebagai salah satu yang terdahsyat dari Indonesia. Demikian pula dengan letusan Gunung Tambora pada tahun 1815 yang masuk dalam kategori "ledakan termega".
Tapi ternyata gunung api Samalas di Lombok hasilkan erupsi delapan kali lebih dahsyat dari Krakatau dan dua kali lebih besar dari Tambora. Samalas meletus antara bulan Mei hingga Oktober 1257 dan menyebabkan abu tersebar hingga ke dua kutub Bumi.
Berkat erupsinya pula terjadi perubahan iklim yang signifikan. Disebutkan dalam beberapa teks Zaman Pertengahan, pada musim panas 1258, cuaca malah dingin dan hujan tidak berhenti hingga menyebabkan banjir. Arkeolog juga menentukan tahun kematian tepat pada 1258 bagi ribuan tulang-belulang yang ditemukan pada makam massal di London.
Ledakan ini sempat terekam sejarah sekitar 800 tahun lalu, namun entah karena apa, catatan itu terlupakan. Demikian hasil penelitian yang tertuang di Proceedings of the National Academy of Sciences, dilansir Senin (30/9).
Jejak peninggalan Samalas "diburu" oleh para peneliti dan mengira "pelaku" letusan besar pada tahun 1257 adalah gunung api Okataina di Selandia Baru dan El Chichón di Meksiko. Namun, kedua kandidat ini gagal dalam penanggalan atau jejak geokimia.
Para pakar kemudian berhasil mengaitkan jejak sulfur dan debu dari kutub ke data yang didapat dari Lombok. Termasuk penanggalan radiokarbon hingga tipe batu dan abu yang terlontar. Menurut mereka, hanya Samalas "yang memenuhi semua tanda centang di kotak".
"Buktinya sangat kuat dan menarik," kata Clive Oppenheimer dari Cambridge University, UK, seperti dikutip BBC. Ditambahkan Franck Lavigne, dari Pantheon-Sorbonne University, Prancis, awalnya mereka bingung mencari "pelaku" yang bertanggung jawab atas perubahan iklim itu.
Tapi berkat "sidik jari" dalam wujud geokimia di inti es, akhirnya membuat para peneliti berhasil menemukan gunung api tersebut. Selepas erupsi, terbentuklah kaldera Segara Anak. Gunung itu sendiri sudah runtuh.
Babad Lombok
Catatan mengenai letusan ini di Indonesia menceritakan kehancuran lebih besar. Sebuah teks dalam bahasa Jawa, Babad Lombok, yang ditemukan di pelepah kelapa, menceritakan erupsi besar gunung api yang membentuk kaldera di Gunung Samalas, Lombok.
Teks ini menceritakan kematian ribuan orang karena abu dan aliran piroklastik yang menghancurkan Pamatan, Ibu Kota dari kerajaan setempat. Meski tidak disebutkan tanggal pastinya, para pakar menduga itu terjadi sebelum akhir abad ke-13, sesuai dengan bukti sains dari erupsi.
Dikatakan Ben Andrews dari Smithsonian Institution's Global Volcanism Program, erupsi macam ini hanya terjadi sekali tiap 600 tahun. Dan, ditambahkan dalam jurnal penelitian ini, bahwa Pamatan menjadi salah satu contoh kejadian "Pompeii dari Timur" --merujuk pada gunung api yang meletus di Italia tahun 79 Masehi akibat letusan Gunung Vesuvius.
(Zika Zakiya. Sumber: BBC, National Geographic)
1. Ir. Soekarno - Presiden Pertama RI
Dalam sebuah revolusi, bapak makan anak itu adalah hal yang lumrah.

:2. Soeharto - Presiden Kedua RI
Siapa saja yang mencoba melawan, akan saya gebuki.

3. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) - Negarawan, Ulama, Presiden ke-4 RI
Tergantung pemerintah. Kalau pemerintah campur tangan terus dalam segala hal yang terjadi, adalah kami tidak ada jalan lain adalah membisikkan pada para pemilih golput aja bareng-bareng.

4. Megawati Soekarnoputri - Presiden ke-5 RI
Nabi saja seorang pemimpin, tapi nggak sarjana kok.

5. Mark Twain - Penulis
Saya tidak suka dengan perkelahian. Bila saya memiliki musuh, saya akan memaafkannya, mengajaknya ke tempat yang tenang, baru menghabisinya di sana.
Wayang pasir berbeda dengan wayang golek atau wayang kulit. Dalang tidak hanya pandai bercerita, tetapi juga harus lihai merangkai objek dalam gambar.
Fauzan unjuk kebolehan melukis dengan media pasir yang diproyeksikan melalui sebuah layar besar pada salah satu acara kesenian di Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/12).
Segenggam pa­sir ditaburkan Fauzan Ja’far ke dalam sebuah kotak kaca. Jemarinya lincah meratakan pasir dan menarik garis dari ujung kanan atas membentuk satu, dua, tiga, empat kotak. Penon­ton terdiam namun hati mereka menebak apa yang digambar Fauzan. Tepuk tangan meme-cahkan keheningan ketika Fau­zan menuntaskan gambar yaitu sebuah keramaian di sebuah kompleks perkantoran.
Ya Fauzan menjadi seorang dalang yang berkisah melalui guratan-guratan di atas pasir. Bukan hanya satu cerita terka­dang ada serangkaian cerita dan pesan yang dibawakan oleh dalang wayang pasir. Agar lebih menarik dalang atau seniman menggunakan pasir putih dan kotak kaca yang dilengkapi dengan cahaya lampu di bagian bawah kotak. Penonton bisa melihat pertunjukkan wayang dari layar putih yang diproyeksi­kan dari kotak kaca.
Ada perbedaan antara pe­mentasan wayang biasa dengan wayang pasir. Pada wayang biasa si dalang hanya bercerita dan memainkan wayang yang terbuat dari kulit atau golek kayu. Sementara dalam wayang pasir dalang tidak hanya ditun­tut mahir bercerita tetapi juga kecepatan dalam menggambar di atas pasir.
Fauzan saat melukis dengan media pasir yang diproyeksikan melalui layar besar.
Fauzan bercerita, tidak ada yang berani mengklaim siapa yang pertama memperkenalkan kesenian ini. Hanya saja kesenian ini pertama kali ada di Samoa, Pasifik Selatan. “Keseni­an ini tidak berasal dari negara-negara pusat kesenian dunia,” kata Fauzan, ketika dihubungi Prioritas, Rabu pekan lalu.
Awal mulanya kesenian ini tumbuh di sebelah barat daya Amerika, oleh penduduk yang dikenal dengan sebutan Najavo pada tahun 1800-an. Fauzan mengatakan, kesenian ini di­jadikan oleh ritual oleh pen­duduk sekitar. Ritual melukis menggunakan pasir ini diyakini mampu mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan penyakit. “Mereka kan termasuk suku-suku animisme ya, itu untuk menyembah dewa-dewanya,” kata dia.
Fauzan bilang dalam ritual tersebut seni mereka lebih nyentrik. Mereka membuat bagan-bagan geometris. Bahkan ada yang mencampurkan warna dalam lukisan tersebut.
Menurut dia, wayang pasir ini punya keunikan tersendiri. Pasir, sebagai media utama, adalah partikel yang lepas dan tidak mengikat. Butiran-butiran pasir tersebut bisa dengan lelu­asa dibentuk. Inilah yang mem­bedakan wayang pasir dengan wayang-wayang yang sudah ada.
Fauzan mencontohkan se-perti wayang golek atau wayang kulit, dalang hanya bertugas untuk memainkan wayang yang sudah ada. Berbeda dengan wayang pasir, si dalang harus lincah menggambar objek. “Ada unsur proses dan itu yang selalu ditunggu,” jelasnya.
Namun wayang pasir di Indonesia masih belum dikenal banyak orang. Seniman di Indo­nesia saat ini kebanyakan masih bersifat terjajah. Dia mencon­tohkan misal, di Perancis sedang berkembang suatu mode, maka Indonesia akan latah mengikuti. Tak ingin disebut terjajah oleh seniman pasir di luar negeri, Fauzan mencoba membuat teknik sendiri. “Saya tidak ter­lalu primitif, saya menciptakan kreasi sendiri,” ucapnya.
Misalnya penggunaan pasir yang tidak terlalu tebal. Dia memilih menggunakan pasir lebih tipis dibanding pelukis pasir lainnya. Ketebalan pasir menurutnya bisa menghambat kecepatan dalam melukis. Fau­zan mempelajari wayang pasir ini sudah tiga tahun, masyarakat masih menilai kesenian ini masih langka dan belum banyak yang menekuni.
Fauzan melukis dengan media pasir yang diproyeksikan melalui layar.
Pengamat Seni Rupa, Agus Kutjing mengakui masih jarang seniman yang mau menekuni wayang pasir. Kesenian itu, menurut dia masih happening art dan kekuatan dari wayang pasir adalah dokumentasi video.
Kesenian ini, kata Agus, bisa berkembang lagi apabila senimannya bisa mengeksplo­rasi lebih jauh lagi cerita yang disampaikan. “Si dalang juga harus menguasai narasi dan bisa menerjemahkannya dalam gam­bar dalam waktu cepat, durasi-nya hanya 10 menit sampai 15 menit saja” kata dia.
Berdasarkan kajian teks dan arkeologi, Agus Aris Munandar melemparkan gagasan tentang konsep kota Majapahit tanpa kanal. Dipertanyakan banyak pihak.
Kanal-kanal dilengkapi dengan pelabuhan-pelabuhan kecil menyekat kota Majapahit ratusan tahun lalu. Di beberapa sudut pelabuhan kecil itu, keriuhan transaksi terjadi antara pedagang dari berbagai negara yang menjajakan barang dagangannya berupa keramik, manik-manik dan kain.
“Cukup indah dan bisa diterima secara logika,” ujar Agus Aris Munandar kepada sekitar 200 orang duduk di ruang seminar di Fakultas ilmu Budaya Universitas Indonesia, Kamis pekan lalu.
Konstruksi tentang kota yang berjaya ketika dipimpin Raja Hayam Wuruk ini dibuat sejak hasil foto udara yang dilakukan 1973 yang menunjukkan terdapat jalur-jalur berpotongan tegak lurus utara selatan dengan lebar berkisar 35 hingga 45 meter bahkan ada yang mencapai 94 meter. Ditemukan sedimentasi yang cukup tebal di dalam jalur-jalur ini.
Dari pengeboran yang dilakukan beberapa arkeolog dibeberapa titik kanal menunjukkan jalur-jalur rendah ini adalah tanah yang dilalui air. Fungsinya selain sebagai saranan transpotasi, kanal ini sekaligus sebagai saluran irigasi, cadangan air di musim kemarau sekaligus pertahanan untuk rumah pejabat.
Tapi keraguan pun mulai muncul ketika Agus menemukan jobong-jobong atau sumur-sumur tua dan struktur bata ketika menggali kanal di daerah Sentonorejo yaang dilakukan beberapa waktu lalu. Tak hanya itu bagi Agus, keraguan itu semakin menguat karena kajian prasasti dan karya sastra yang lahir pada masa sezaman seperti Nagarakertagama dan Serat Pararaton tak menyebut adanya kanal di kota Majapahit. Pendeta Bujangga Manik pun tak menulis melintasi kanal ketika berkeliling Majapahit di kitabnya. “Fungsinya sangat mungkin bukan kanal,” kata Agus di hadapan rekan dan sejawatnya yang juga peneliti Majapahit.
Dari kajian yang bersandar pada ajaran Hindhu-Budha, ia yakin kemungkinan penerapan konsep Triloka dan Triangga pada bentang alam Majapahit. Ia pun merujuk pada penataan desa di Bali yang masih menerapkan konsep yang sama. Dari relief di candi-candi Majapahit pun ditemukan pahatan rumah-rumah hunian yang menganut konsep Triloka.
Sedangkan konsep Triangga ini diwujukan dengan membagi lahan menjadi sembilan kotak untukmembuat pembagian lahan berdasarkan kelasnya yaitu nista, madya dan uttama. Sistem ini masih digunakan di Bali Selatan hingga saat ini yang dikenal dengan Sanga Mandala. Agus yakin penataan lahan inti kota Majapahit masih mengikuti konsep Triangga dengan pembagian Sanga Mandala yang disesuaikan.
Jika di Bali selatan posisi kawasan yang diutamakan menuju arah timur laut, pada bentang kota Majapahit, posisi kawasan utama di geser ke arah tenggara yang mengarah pada gunung Penanggungan, daerah yang dianggap sebagai tempat bersemayam para dewa. “Sumur Upas disepakati sebagai daerah yang tinggi,” kata Agus.
Karena itulah, daerah rendah yang selama ini diyakini sebagai kanal, menurut Agus adalah pemukiman golongan rakyat jelata Majapahit selain sebagai jalan kota. Yang kemungkinan besar berubah menjadi saluran air ketika terjadi banjir bandang karena posisinya yang sengaja dibuat lebih rendah dari pemukiman untuk kelas madya (kesatria) dan utama (brahmana).
Mundardjito yang selama ini getol melakukan penggalian di daerah Trowulan menolak gagasan ini. Ia mempertanyakan pada lapisan mana proses penggalian dilakukan? Lapisan kanal yang dibuat pada masa majapait akhir, tengah atau awal. Karena jika penggalian dilakukan pada seluruh lapisan tidak akan ditemukan benda arkeologis. “Jika hanya pada masa majapahit tengah, bawahnya akan ditemukan benda-benda,” ujar Mundarjito ketika ditemui seusai acara.
Argumentasi berdasarkan naskah-naskah kuno bagi Mundardjito dinilai tak cukup untuk menjelaskan tata kota Majapahit karena pembuatan naskah bergantung pada siapa pengarang dan kepentingannya. Data obyektif hasil penemuan di lapangan diperlukan dalam kajian arkeologis. “Interpretasi jangan di balik,” katanya menambahkan.
Pendapat senada disampaikan Yusmaini Eriawati, peneliti Pusat Arkeologi Nasional. Penelitian yang diilakukan sejak 2004-2010 memanfaatkan teknologi global positioning system (GPS) hingga 2500 titik dan pengeboran sedalam 2,5 meter menunjukkan bahkan daerah yang lebih rendah diindikasikan sebagai saluran air. Pada kawasan yang diduga saluran ini juga ditemukan polen-polen atau tanaman air. “Tidak mungkin itu pemukiman,” ujarnya.
Bagi Agus, penolakan gagasannya kota Majapahit tak menjadi masalah. Tapi ia tetap berkukuh pada pendiriannya. “Itu biasa. Penggalian menyeluruh memang harus dilakukan,” kata Agus dengan nada ringan. Arkelog saat ini berkejaran dengan proses penghilangan jejak lantaran kawasan bekas kota kuno Majapahit ini menjadi areal pemukiman dan pusat industri bata terbaik di Jawa Timur. Banyak kerusakan terjadi.
Pameran Fotografi Remastered Edition Karya Julian Sihombing di Jakarta, Selasa (22/01)
Tubuh Rizky Rah­mawati Pasaribu tergeletak, matanya terbelalak menatap langit. Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Trisakti itu masih berbalut jas almameter dan terlilit spanduk yang baru saja digunakan ber­demonstrasi. Belasan pasukan anti huru-hara yang melatar-belakanginya terlihat berlari di jalan Kyai Tapa tepat di depan Universitas Trisakti, Jakarta Barat, 12 Mei 1998.
Sebagai seorang pewarta foto, Julian saat di lokasi ke­jadian langsung mengabadikan momen tersebut. Hasil jepretan­nya kemudian menjadi headline foto di media tempatnya bekerja bersamaan dengan berita ter­tembaknya enam mahasiswa Trisakti.
Karya monumental Julian tersebut beserta 31 frame foto lainnya dipamerkan selama se­bulan penuh mulai 16 Januari lalu di Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA), Pasar Baru, Jakarta Pusat. Kurator GFJA Oscar Motuloh mengemukakan peristiwa yang diabadikan Julian lima belas tahun silam tersebut adalah dokumentasi sejarah visual yang merekam saat-saat genting di tanah air.
Pada saat mengambil gam­bar terebut, Julian menurut Oscar tengah berada di usia kematangannya sebagai seorang pewarta foto. Julian hadir di tengah titik api peristiwa untuk mewartakan opini visualnya. Foto yang diterbitkan oleh Harian Kompas edisi 13 Mei 1998 tersebut menurut Oscar menjadi semangat perlawa­nan terhadap rezim Soeharto. Bahkan menjadi pemantik yang menghantarkan Soeharto untuk lengser keprabon lebih cepat dari yang diduga. “Sejak itu fotografi jurnalistik memeper­lihatkan kekuatan subyektifnya untuk berdiri pada nurani mereka yang tertindas,” ujarnya.
Pameran foto dan peluncuran buku fotografi Remastered Edition karya Julian Sihombing di Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta, Selasa (22/01).
Karya Julian lain yang di­pamerkan, mulai dari keindahan Danau Toba dan upacara adat Huta Tinggi di Sumatera Utara. Karya lainnya adalah Cakrawala di Gunung Merapi, Yogyakarta, lautan pasir di Gunung Bromo, lumpur Sidoarjo hingga seekor komodo sedang menjulurkan lidahnya yang bercabang dua di Pulau Komodo tak luput dari jepretan Julian.
Julian yang dilahirkan di Jakarta pada 15 Januari 1959 adalah anak keenam dari tujuh bersaudara. Kakak sulungnya, Bertram dan kakak ketiganya Nahot adalah adalah pecinta fotografi. Bahkan, bungsu dari keluarga Sihombing yang bernama Ucok juga mengikuti jejak kakaknya menjadi seorang fotografer olahraga profesional.
Sementara Julian sendiri se­menjak duduk di bangku SMA 6, Jakarta telah dikenal sebagai seorang pelajar yang hobi ber­main basket dan fotografi.
Namun, baru setelah kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indone­sia tahun 1980 yang ketika itu masih bertempat di Rawaman­gun, Julian pertama kali me­miliki sebuah kamera. Kamera pertamanya adalah kamera Single Lens Reflect bemerek Canon seri AE1.
Karier profesional Julian sebagai seorang fotografer per­tama kali dimulai tahun 1987 di Majalah Berita Bergambar Jakarta-Jakarta. Pada saat itu majalah tersebut dipimpin oleh Noorca Marendra Masardi. Melalui testimoni tertulisnya, Yudhi Soerjoatmojo, yang juga memulai karir di tempat dan waktu bersamaan dengan Julian mengutarakan pewarta foto ke­tika itu serba kesu­litan mendapatkan peralatan yang jumlahnya sangat terbatas dan harg­anya sangat mahal.
“Namun menurut Yudhi, itu belum apa-apa bila dibanding-kan dengan pengetahuan yang lebih langka lagi,” ujarnya.
Untuk mem­peroleh referensi, dirinya bersama dengan Julian sebagai dua orang fotografer yang baru saja memulai karir harus puas dengan terbitan yang umumnya lebih bersifat praktis layaknya buku petunjuk. Buku-buku tersebut antara lain adalah Mat Kodak: Melihat Untuk Sejuta Mata terbitan tahun 1985 karya redaktur foto Majalah Tempo Ed Zoelverdi atau Fotografi untuk Pelajar (1985) karya Ketua Perkumpu­lan Amatir Foto Bandung (PAF) Prof. Dr. RM Sularko.
“Di luar itu silahkan men­goperk-oprek sendiri di Pasar Senen,” ujarnya.
Namun, Julian adalah seorang pembelajar yang baik. Oscar menobatkan Julian seba­gai pewarta foto paling ber­pengaruh di belantara fotografi jurnalistik Indonesia setelah angkatan mendiang Ed Zoelver­di yang membangun citra fotografi di Tempo dan Kartono Ryadi, editor foto Kompas yang meletakkan cita rasa tinggi pada foto jurnalistik.
Pengunjung mengamati foto karya Julian Sihoming di Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta, Selasa (22/01).
Julian adalah seorang fotografer yang sadar untuk mengembangkan diri secara maksimal meskipun secara umum generasi sezamannya hidup dan berkembang secara otodidak. Oscar mengatakan Julian bergaul layaknya seri­gala yang secara natural hidup berkelompok. “Namun dalam meniti karirnya dia memancar­kan semangat seperti serigala penyendiri,” ujarnya.
Mungkin kesendirian itu pula yang membuat Ju­lian melang­kah perla­han-lahan mendekati Tubuh Rizky Rahmawati Pasaribu yang juga tergeletak sendi­rian usai menggelar demonstrasi lima belas tahun silam. Demonstrasi yang akh­irnya berhasil menjatuhkan Jenderal Besar Soeharto yang telah bercokol sebagai presiden selama 32 tahun.
Teater Studio Indonesia menjadi pemenang emerging artist program di Festival Tokyo 2012. Sebagai pemenang, group teater asal Serang ini dijadwalkan untuk kembali menggelar pentas di panggung utama tahun.
Teater Studio saat pementasan di Festival Tokyo.
Hujan turun dengan deras, memaksa laki-laki berbalut jubah abu-abu kusam berhati-hati memanjat batang bambu hijau sepanjang 15 meter. Batang bambu itu menjadi tiang utama yang menyangga enam buah bambu berbentuk segitiga sikusiku menyerupai payung.
Perlahan namun pasti sang lelaki berhasil melalui bambu yang terbujur dalam posisi 90 derajat tersebut. Ketika tiba di penghujung bambu, dia mengikat kuat ujungnya dengan enam buah segitiga dan menjatuhkannya ujung payung perlahan-lahan ke tanah.
Hujan mulai mereda di Taman Ikebukuro, Tokyo Metropolitan Teater ketika tepuk tangan penonton membahana usai menyaksikan pertujukan yang digelar oleh Teater Studio Indonesia. Para penonton terkesima, tak bergeming kendati dingin menusuk tulang menerpa tubuh yang berbalut jaket tebal dan jas hujan.
Hingga pertunjukan berakhir, mereka tetap setia mengelilingi arena pementasan terbuka di tengah taman kota di negeri sakura tersebut.Tidak hanya memperoleh apresiasi dari para penonton yang hadir. Pementasan bertajuk “Emergency: The Bionarration of a Disjointed Body” karya sutradara Nandang Aradea menjadi pemenang kategori Emerging Artist Program dalam Festival Tokyo 2012.
Teater Studio saat pementasan di Festival Tokyo.
Setelah menyaksikan pentas selama tiga hari berturut-turut mulai tanggal 9 hingga 11 November lalu. Enam orang dewan juri yang diketuai Tadashi Uchino mengumumkan teater asal Serang, Banten tersebut sebagai pemenang saat penutupan Festival Tokyo, 25 November lalu. Teater Studio berhasil menyingkirkan 11 teater lainnya dari berbagai negara seperti Jepang, Korea, Taiwan, China dan Singapura.
Teater Studio bersaing ketat dengan delegasi dari Singapura yang membawakan pentas bertajuk “Gay Romeo” karya Daniel Kok Diskodanny.
Menurut dewan juri, karya Teater Studio Indonesia memiliki kelebihan orisinilitas ide dan konsep yang jelas dan inovatif. Selain itu hasil karya Teater Studio juga memiliki konsep alur artistik yang tidak mengekor pada barat kendati sang sutradara belajar teater di Rusia.
Nilai lebih lainnya, karya Teater Studio berangkat dari hal sederhana. Yakni mengeksplorasi bambu sebagai bentuk ucapan estetika yang menjadi avantgarde ketika bermetamorfosa menjadi pertunjukan teater di atas panggung.
Produser Teater Studio, Seno Joko Suyono mengatakan sebagai pemenang, Teater Studia kembali diundang ke Tokyo dan pentas di panggung utama tahun depan. “Seluruh biaya produksi ditanggung oleh panitia,”ujarnya pada Prioritas, Selasa pekan lalu.
Teater Studio saat pementasan di Festival Tokyo.
Untuk pementasan tahun depan, sang sutradara Nandang sudah menyiapkan naskah teater terbarunya. Menampilkan gagasan teater yang bertema tentang “berpikir laut” yang terinspirasi dari gambar perahu pada relief di candi Borobodur.
Agar memperkuat alur naskah, Nandan berencana meneliti permasalahan yang dihadapi para nelayan di sepanjang pesisir Banten, Jawa Barat. ”Problematika yang mereka hadapi akan saya angkat di pementasan tahun depan,”katanya, Kamis lalu. Dengan menelisik langsung akar permasalahan nelayan, akan tergambar jelas segala persoalan mereka. Dan tentu saja berharap tahun depan, Teater Studio kembali membawa nama harum ibu pertiwi di Negeri Sakura.
Diusia lebih dari setengah abad, Temu Mesti masih menari. Bintang seni Gandrung yang hidup jauh dari gemerlap.
Temu Mesti, maestro tari Gandrung dari asal Desa Kamiren Glagah, Banyuwangi pada pementasan “Maestro!Maestro! Tari Tradisi” di TIM, Jakarta, Rabu (5/12).
Bibir Temu Mesti selalu tersenyum. Tulang pipinya merona. Usianya tak lagi muda tak menghambat gerakan badan dan goyangan pinggulnya yang tetap bertenaga. Liukan tubuh Temu diringi tabuhan dua kendang khas Oseng, gong, lengkingan suara biola yang digesek sederhana dan dentingan triangle.
Berbalut kain panjang yang sempit di bagian ujung kaki, langkah kaki Temu tetap lincah. Tangannya pun tak kalah gesit memainkan kain selendang yang menjuntai dari lehernya. Sambil menari suaranya jernih mengalunkan tembang Padha Nonton, lagu pembuka pentas Gandrung di Taman Ismail Marzuki malam itu.
“Podo nonton, pudak sempal ring lelurung. Ya, pendite pudak sempal lambeyane para putra. Para putra kejalan ring kedung Lewung. Ya, jalang jala sutra, tampange tampang kencana. Kembang Menur, melik-melik ring bebentur. Ya, sun siram alum, sun petik nyirat ati. Lare angon, gumuk iku paculana. Tandurana kacang lanjaran, sak unting ulih perawan.”
Penggalan lagu yang dapat ditafsirkan beratnya perjuangan orang Oseng, suku asli Banyuwangi mempertahankan tanah airnya, dinyanyikan Temu sepenuh jiwa. Tak terdengar nafas yang sengal meski sesekali di sela melantunkan lirik, badannya terus bergerak menari.
Temu adalah satu-satunya penari Gandrung, yang masih menari di usia senja. “Yang lain sudah pensiun,” ujarnya kepada Prioritas usai pentas.
Ia masih kerap tampil di hajatan atau di acara-acara resmi kebudayaan. Darah seni mengalir dari ayahnya yang dikenal sebagai seorang seniman ludruk dan kakeknya adalah ahli membaca lontar. Ia mulai menari ketika berusia 15 tahun. “Belajar dari keluarga yang juga penari Gandrung,” ujar Temu.
Temu Mesti, maestro tari Gandrung dari asal Desa Kamiren Glagah, Banyuwangi pada pementasan “Maestro!Maestro! Tari Tradisi” di TIM, Jakarta, Rabu (5/12).

Tak hanya tampil dari panggung ke panggung, ia juga mengajarkan tariannya lewat sanggar Kesenian Gandrung Sopo Ngiro. Sayangnya belum satu pun penari yang bisa mewarisi kemampuannya menyanyi, menari sekaligus dan ngopak atau melakukan kritik kondisi sosial lewat pantun. “Sebenarnya banyak yang belajar tapi tak sampai rampung buru-buru menikah,” ujarnya.
Pengalaman pahit berkesenian sering dialami. Suara emasnya menyanyikan lagu-lagu tradisional Banyuwangi pernah direkam pada 1975. Penjualannya menembus angka 50 ribu VCD dan 10 ribu kaset. Tapi tak ada royalti yang diterima saat itu. Ia hanya menerima honor Rp 1 juta per lagu yang dinyanyikan.
Seorang mantan pejabat lembaga donor dari Amerika, Phillip Yampolsky pun pernah merekam suara dan mendokumentasikan gerak eksotis Temu Mesti pada 1990-an. Hingga saat ini rekaman ini pun diperjualbelikan di situs internet Amazon.com dengan judul Songs Before Dawn (Gandrung BanyuwangI), dijual seharga US$ 17,99 dalam bentuk VCD, sedangkan rekaman MP3 dijual seharga US$ 8,99.
Ada 11 sebelas lagu dalam rekaman itu, seperti Delimoan, Erang-Erang Subuh, Giro, Padha Nonton, dan Jaran Dhawuk. Pada uraian editorial Amazon. com jelas disebut suara yang direkam dalam penampilan penari gandrung, Temu. Tapi tak ada keuntungan yang diterima Temu selain upah Rp 60 ribu untuk rekaman yang dilakukan selama 10 jam, waktu itu.
Suaranya telah melanglang buana menembus batas negara tapi sebagai bintang seni gandrung hidupnya jauh dari gemerlap. Ia tinggal di rumah sederhana, di Desa Kemiren, Glagah Banyuwangi ini. Jika tak ada tanggapan atau undangan menari, ia memilih bertani dan beternak. Tapi semangatnya menari tak pernah surut.
Seperti malam itu, setelah 45 menit menari dan melantunkan beberapa lagu, senyumnya tetap tersungging meladeni setiap penggemar dari ibu kota yang ingin berfoto. Ia mengatakan akan terus menari gandrung, selama badan masih sehat.
Serat atau Suluk Gatholoco kembali hadir menyentakkan kesadaran bahwa roh agama adalah spiritualitas. Upaya menepis kekakuan dalam kehidupan beragama.
Buku Gatholoco karya Damar Shashangka.

Jikalau aku harus mandi/ tubuhku sudah penuh air/ jikalau aku harus mandi api/ di dalam tubuhku penuh api/ jikalau bisa bersih menggosok badan dengan tanah/ sudah jelas (daging ini) berasal dari tanah/ Jikalau aku mandi angin/ badanku sumber angin/ beritahukan kepadaku apa yang yang harus kupakai untuk mandi? Ketiga guru menjawab/ Tubuhmu dari cairan (sperma)/ Layaklah jika mandi air agar suci tubuhmu itu.
Gatholoco lantang menjawab/ kalian santri bodoh/ jikalau bisa suci karena mandi air/ aku akan berendam selama sembilan bulan saja/ tidak perlu mencari ilmu (Ketuhanan)/ Ketahuilah bahwa sesungguhnya/ aku telah mandi Tirta tekad suci ening (air tekad suci yang jernih)/ yaitu jernihnya hati tanpa dikotori oleh segala macam perbuatan salah/ itulah mandi yang sesungguhnya.
Kalimat di atas adalah petikan salah satu Suluk Gatholoco, ajaran filosofi tentang perjalanan pencarian kebenaran yang diperkirakan ditulis pada 1800-an. Tak jelas siapa pengarang asli ajaran yang dikemas dalam bentuk tembang macapat dalam bahasa Jawa ini.
Mashuri, sastrawan yang juga mengkaji Serat Gatholoco mengatakan banyak nama yang diduga menulis karya ini seperti Raden Soewandi, Soeryonegoro bahkan Ronggowarsito. “Hingga kini belum diketahui siapa pengarang sesungguhnya,” kata Mashuri kepada Prioritas, Jumat pekan lalu.
Sejak kelahirannya hingga saat ini, ajaran spiritualitas dalam suluk Gatholoco menjadi kontroversi. Ada yang menganggap suluk ini menyerang ajaran agama Islam merujuk pada penggunaan nama-nama tokoh dan tempat yang identik dengan Islam. Ajaran ini pun nyaris terlupakan dan tak berkembang di masyarakat. Selama ini suluk Gatholoco hanya dikaji dalam ruang-ruang kuliah.
Adalah Damar Shasangka, penulis novel Sabdo Palon yang menterjemahkan naskah lama ini dan memberi interpretasi dalam sebuah buku berjudul Gatholoco sama dengan nama suluk ini. Buku setebal 394 halaman ini dilengkapi dengan catatan kaki dan penjelasan mendalam oleh penulisnya tidak hanya merujuk pada ajaran Islam tapi juga Kristen, Hindu dan Budha.
Damar Shasangka kembali menyuguhkan ajaran yang mengandung tiga tradisi kepercayaan Hindu-Budha, Islam Tasawuf dan Kejawen ini karena ia ingin mengajak kembali generasi muda menengok kearifan ajaran Jawa. Karena bagi Damar ketika generasi muda menjauhi dari akar budaya berarti pertanda kehancuran suatu bangsa. “Karena itulah saya menerjemahkan dan menginterpretasikan serat Gatholoco,” kata Damar kepada Prioritas Jumat pekan lalu.
Ia mengakui ajaran yang disampaikan lewat sosok tokoh imajiner bernama Gatholoco ini cukup kritis menelaah ajaran agama Islam misalnya tentang konsep hidup, mati, surga, neraka, halal, haram dan pencapaian spritualitas. Namun menelaahnya melalui pemahaman seksualitas dengan pembahasan mendalam filosofi Lingga Yoni. Akibatnya serat Gatholoco ini banyak mendapatkan penentangan terutama dari kaum puritan ortodok.
Apalagi pemilihan tokoh Gatholoco dan Dewi Perjiwati yang merujuk pada alat kelamin laki-laki dan alat kelamin perempuan dianggap terlalu vulgar. Padahal hasil telaah Mashuri pada naskah lama penggunaan simbolisasi tersebut sejak dulu telah sering digunakan.
Mashuri pun menambahkan banyak kalangan dominan yang menganggap serat Gatholoco ini hanya milik aliran Kebatinan atau Kejawen. Aliran-aliran ini dianggap bukan bagian dari Islam. “Padahal jika ditelusuri beberapa aliran kebatinan cukup Islami,” ujar Mashuri. Tidak seperti yang anggapan umum yang dikembangkan selama ini.
Bagi Mashuri suluk Gatholoco ini bukanlah bentuk perlawanan pada ajaran Islam yang saat itu mulai berkembang di Jawa. Kendati di dalam suluk itu muncul nada minor dan plesetan pada ajaran Islam. Si penulis suluk yang misterius ini sejatinya ingin mengajak agar seseorang membuka diri pada kebenaran yang bertebaran di alam semesta. Jangan sampai menutup diri pada kebenaran karena kesadaran batinnya akan terlelap sehingga terjebak oleh ilusi kebodohan.
Copyright © 2012 Forum Komunikasi Mahasiswa Lombok-DIY.